Jumat, 03 September 2021

Escape From Mogadishu Jadi Film Terlaku di Korea Selatan, Taklukkan Black Widow


21cinampex - Film Escape From Mogadishu disahkan oleh Korean Film Council sebagai film terlaku 2021 di Korea Selatan. Film ini diperankan Jo In Sung dan awalnya menarik perhatian karena trailernya tampilkan suara azan dan kental dengan nuansa Islam.

Dalam pengakuan resminya, Korean Film Council menulis jika film Escape From Mogadishu sudah dilihat 2.993.515 pemirsa semenjak penyiarannya 28 Juli 2021. Data jumlah pemirsa ini dihimpun sampai 28 Agustus 2021.

Dengan keseluruhan pemirsa itu, Escape From Mogadishu sah menaklukkan jumlah pemirsa Black Widow yang awalnya jadi film nomor 1 di Korea Selatan. Sekalian film ini menaklukkan film Korea dengan pemirsa paling banyak tahun 2020 yakni Deliver Us from Evil.

Pencapaian jumlah pemirsa untuk film Escape From Mogadishu jadi sebuah perolehan karena Korea Selatan masih dirundung wabah COVID-19. Dengan prosedur kesehatan yang ketat, film ini masih dapat tarik perhatian pemirsa untuk tiba ke bioskop.

Escape from Mogadishu merupakan film yang ceritanya diambil dari kejadian riil saat periode lengsernya pemerintah Presiden Siad Barre di tahun 1991 yang pernah terjadi kekosongan pemerintah di Somalia. Beberapa petinggi di Kedutaan Besar Korea Selatan dan Korea Utara bekerja bersama untuk larikan diri dari negara yang berperang.

Mempunyai jenis action, Escape from Mogadishu dibuka dengan cerita perang saudara di Somalia dan akan tampilkan cerita mengenai Han Shin Sung, si istri dan beberapa petinggi Kedutaan Besar Korea Selatan yang terjerat dalam gedung.


ak cuman Korea Selatan, Kedutaan Korea Utara mengalamai hal sama. Kejadian ini membuat Kang Dae Jin dan Han Shin Sung berpadu untuk bawa beberapa orang yang ada dalam gedung Kedutaan untuk keluar negara yang memiliki konflik.

Baca Juga : 8 Referensi Film Terkini 2021 yang Akan Tampil di Bioskop

Untuk tampilkan nuansa asli dari Somalia, Dexter Studio keluarkan dana produksi yang cukup banyak. Beritanya film yang shooting di Essaouria, Maroko ini menelan ongkos produksi sejumlah 24 milliar Won atau sama dengan Rp 301,4 milliar.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar